OBAT PENGUAT KANDUNGAN, PERLUKAH?

Obat Penguat Kandungan

Ketika hamil, terutama yang dinilai beresiko, sering diresepkan obat penguat kandungan. Sebenarnya, penggunaan obat ini tidak sepenuhnya disepakati oleh para profesional medis, berkaitan dengan efektifitasnya.

Penggunaan progesteron, atau harmon sintetiknya, biasanya dilakukan pada trimester pertama kehamilan. Biasanya obat ini diberikan, terutama pada wanita yang pernah mengalami keguguran. Tujuanya adalah untuk menguatkan kandungan sehingga dapat mencegah terjadinya keguguran berulang. tapi bisa juga langsung diberikan pada wanita, meski belum pernah keguguran, namun dinilai kehamilannya beresiko untuk gugur.

Peran Penting Hormon Progesteron

Hormon ini memegang peranan penting pada kehamilan. Secara alami, hormon ini ada dalam tubuh dan kadarnya akan meningkat saat terjadi ovulasi. Dengan peningkatan hormon ini, maka dinding rahim akan membangun lapisan tempat melekatnya ovum (sel telur), dan juga untuk memberi nutrisi pada janin pada awal masa kehamilan.

Selain itu, hormon ini juga berperan besar pada pembentukan plasenta ketika janin berusia 10 minggu, dan juga membentuk pasokan darah. Bukan hanya itu, progesteron juga terlibat dalam penguatan dinding rahim, pembentukan jaringan payudara dan menentukan produksi ASI saat janin lahir kelak.

Sedemikian pentingnya hormon ini dalam kehamilan, maka jika ada wanita hamil dengan kadar progesteron yang rendah, maka kehamilan tersebut dinilai beresiko mengalami keguguran. Inilah yang dijadikan alasan pemberian progesteron pada wanita hamil. Namun, dalam hal ini tidak semua profesional medis sepakat.

Ada pendapat yang menyatakan bahwa pemberian progesteron sebagai obat penguat kandungan tidaklah efektif. Hal ini ditunjukkan dengan adanya bukti bahwa wanita dengan kadar progesteron yang rendah dapat hamil dengan sehat dan selamat. Sebagian lagi berpendapat pemberian progesteron hanya menunda terjadinya keguguran. Meski demikian semua sepakat bahwa progesteron sebagai obat penguat kandungan efektif untuk mencegah terjadinya kelahiran prematur.

Penggunaan Progestron Sebagai Obat Penguat Kandungan

Saat ini, yang banyak digunakan bukanlah progesteron alami, namun progesteron sintetik seperti Allylestrenol (Preabor, Premaston, Pregnolin, Prestrenol). Meski sintetik, namun mempunyai fungsi yang menyerupai hormon progesteron. Yaitu mempersiapkan jaringan rahim untuk kehamilan, mempertahankan kehamilan setelah sel telur dibuahi, melemaskan otot uterus (rahim), serta merangsang pertumbuhan jaringan di payudara.

Meski efektifitasnya masih diperdebatkan, obat ini tetap secara luas digunakan. Hal ini disebabkan terbatasnya pilihan obat penguat kandungan untuk mencegah terjadinya keguguran. Selain itu pemberian obat ini cukup aman dengan efek samping yang cukup minim. Meski demikian, perlu hati-hati jika gejala sesak napas, kaki bengkak dan terasa sakit, atau muncul area kemerahan pada kaki setelah menjalani terapi progesteron sebagai obat penguat kandungan.

Teguh Is Winarno, apoteker di apotik Randukuning, Pati, Jawa Tengah. Senang menulis tapi lebih menyukai hari libur...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *