OBAT SARIAWAN AMPUH DAN AMAN

  • admin 
Sariwan, Obat Sariawan

Ketika sariawan “mampir” di bibir, keluhan nyeri, terutama saat mengunyah makanan, segera mengemuka. Memang bukan merupakan penyakit yang fatal, namun cukup membuat menderita. Obat sariawan yang aman dan ampuh pun segera dicari. Itu seperti yang terjadi pada Mbakyu Yul, tetangga sebelah rumah.

“Om, obat sariawan yang ampuh, yang aman dan cespleng itu apa sih?”, tanya Mbakyu Yul. “Ini sudah 2 hari, nggak sembuh-sembuh je..”.

Wadhuh, tampaknya Mbakyu Yul cukup kesakitan. Apalagi sariawan di bibirnya cukup lebar, dan sangat menganggu bila saat makan tiba. Dan sebagai apoteker satu-satunya di kompleks, tentu segera memberi solusi.

Apa Itu Sariawan?

Sariwan adalah suatu lesi, yang dalam istilah medis disebut dengan stomatitis aftosa (apthous stomatitis), yang terdapat dalam mulut. Luka atau lesi ini dapat berbentuk oval atau bulat, berwwarna putih atau kuning, dengan tepian kemerahan karena terjadi peradangan.

Menurut bentuknya, sariwan dapat dibagi menjadi 3 kelompok, Pertama adalah sariawan kecil, dengan diameter 2-8 mm. Sariawan jenis ini biasanya sembuh sendiri dalam jangka waktu 10 hari-2 minggu.

Kedua adalah sariawan besar, dengan diameter yang lebih lebar dan luka yang lebih dalam, dengan pinggiran lesi yang tidak teratur. Sariawan ini memerlukan waktu lebih lama untuk sembuh dan dapat meninggalkan bekas.

Sedangkan yang ketiga adalah heptiform, yaitu sariwan yang bentuknya kecil-kecil namun berkelompok.

Luka sariawan dapat terjadi di pipi, bibir, gusi dan lidah. Dimanapun lokasi sariawan, akan menimbulkan rasa nyeri yang menusuk, terutama saat tersentuh oleh makanan.

Penyakit sariawan tidaklah menular. Penderita umumnya remaja berusia 10-19 tahun. Meski tanpa pengobatan, sariawan umumnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu 1-2 minggu.

Penyebab Sariawan

Sebab sariawan tidak spesifik. Beberapa kondisi dapat mengakibatkan sariawan, seperti:

  • Kondisi medis yang meliputi defisiensi zat besi atau vitamin B12, penyakit celiac, artritis reaktif, sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti pada HIV dan penyakit lupus, infeksi virus dan jamur.
  • Cedera pada bagian dalam mulut, seperti tergigit, gigi yang tajam, menggunakan kawat gigi atau cidera karena mengunyah makanan yang keras.
  • Beberapa obat atau metode pengobatan juga dapat menyebabkan sariawan. Misalnay obat NSAID, kemoterapi dan radioterapi.
  • Hormon tubuh yang berubah, seperti saat menstruasi.
  • Beberapa jenis makanan dan minuman tertentu seperti kopi dan makanan pedas.
  • Berhenti merokok. Perokok pada awal berhenti merokok, juga mudah untuk menderita sariawan.
  • Kondisi psikologis yang tidak sehat seperti stres dan gelisah, pada beberapa orang, juga menyebabkan sariawan.

Kekurangan vitamin C sering disangka menyebabkan sariawan. Yang benar adalah keurangan vitamin C menyebabkan terjadinya Skorbut. Penyakit ini juga dapat menyebaban luka dan perdarahan di jaringan mukosa mulut, dikarenakan tubuh tidak dapat memproduksi kolagen akibat defisiensi vitamin C.

Obat Sariawan

Sebenarnya sariawan dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu 1-2 minggu. Namun rasa nyeri yang tajam membuat orang ingin segera sembuh.

Beberapa obat sariawan yang umum digunakan diantaranya adalah:

  • Obat pereda nyeri. Obat ini berguna untuk mengurangi rasa nyeri yang tajam. Obat golongan NSAID seperti asam mefenamat dan piroxicam dapat mengurangi rasa nyeri semacam ini.
  • Obat kortikosteroid. Obat sariawan golongan ini, selain juga meredakan nyeri, juga dapat menekan peradangan dan mempercepat penyembuhan. Obat semacam ini dapat berupa salep mulut (ora base). Obat jenis ini di pasaran tersdia dengan merek Kenalog dan Bufacomb.
  • Obat anti jamur. Salah satu penyebab sariawan adalah infeksi jamur Candida. Obat sariawan yang tepat untuk infeksi ini adalah nistatin. Di pasaran, obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan drop, dengan merek Candistin, Kandistatin, Mycostatin dan lain-lain.
  • Polisecrulen. Obat ini bekerja dengan melarutkan sel-sel yang rusak dan mempercepat regenerasi sel sehingga luka akan sembuh dengan cepat. Obat ini yang banyak tersedia adalah Albothyl.

Jika sariwan setelah diobati dan tidak juga sembuh, maka perlu untuk pemeriksaan lebih lanjut. Demikian juga jika sariawan terjadi berkali-kali dalam jangka waktu yang pendek.

Sedangkan sariawan yang disebabkan oleh kondisi medis tertentu, maka kondisi medis tersebut diatasi terlebih dahulu.

Selain itu menjaga kondisi psikologis juga perlu. Hindari stress dan gelisah, karena kondisi juga menyebabkan sariawan, meskipun mekanismenya belum diketahui dengan pasti.

Bagaimanapun, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Pencegahan sariawan dapt dilakukan dengan menjaga kebersihan mulut. Asupan nutrisi yang bergizi dan cukup juga akan mencegah terjadinya sariawan dan meningkatkan kesehatan tubuh secara umum.

Dan sekarang kembali ke Mbakyu Yul. Setelah mendengar penjelasan lengkap tentang sariawan, setidaknya ia telah mengetahui apa yang harus dilakukan. Terbukti dia berkata; “Makasih Om, nanti aku tak cari obatnya di apotik”.

 

Teguh Is Winarno, apoteker di apotik Randukuning, Pati, Jawa Tengah. Senang menulis tapi lebih menyukai hari libur...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *